Beberapa Cara Untuk Mengatasi Ejakulasi Dini

Beberapa Cara Untuk Mengatasi Ejakulasi Dini

Bagi pria yang sudah aktif secara seksual, ejakulasi dini sering membuat cemas dan frustasi. Temukan cara untuk mengatasinya.
Merasa kurang percaya diri dikarenakan mengalami ejakulasi dini? Anda tidak sendirian. Ejakulasi dini adalah kondisi umum yang dialami pria. Faktanya, dua hingga tiga dari sepuluh pria mengalaminya.

Biasanya, penyebab ejakulasi dini adalah stres, kecemasan, dan juga depresi. Para pria pun nampaknya tidak mempunyai solusi untuk menunda ejakulasi, sehingga kondisi ini membuat pria akan cemas dan bahkan frustasi.

Kenali Cirinya.
Berdasarkan konsensus International Society of Sexual Medicine pada tahun 2014, ejakulasi dini merupakan disfungsi seksual pada pria yang memiliki ciri-ciri seperti di bawah ini :

1. Sejak pertama kali melakukan hubungan intim, ejakulasi selalu atau hampir selalu terjadi kurang dari satu menit setelah penetrasi vagina. Kondisi ini disebut ejakulasi dini primer.

Tetapi, orang yang sebelumnya normal pun dapat mengalami ejakulasi lebih singkat, yaitu kurang dari tiga menit setelah penetrasi vagina. Kondisi ini disebut ejakulasi dini sekunder.

2. Ketidakmampuan untuk bisa menahan ejakulasi pada semua atau hampir semua penetrasi vagina.

3. Menimbulkan konsekuensi negataif secara personal seperti stres, cemas, frustasi dan menghindari hubungan intim.

Lakukan Ini

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini:

1. Lakukan foreplay (pemanasan)

Foreplay biasanya merupakan fase yang paling dinikmati pria dan wanita. Bila dilakukan dengan benar dan dalam waktu yang cukup, foreplay akan sangat meningkatkan durasi dan kepuasan dalam berhubungan intim.

2. Lakukan Metode Untuk Mengontrol Diri

Lakukan metode untuk bisa mengontrol diri seperti teknik stop-start atau squeeze. Teknik stop-start dikembangkan oleh dr.James Seaman, pada tahun 1955.

Pada teknik ini, pria menstimulasi penisnya hingga terasa hampir klimaks (ejakulasi), lalu segera berhenti hingga sensasinya hilang. Setelah itu, lakukan stimulasi kembali. Siklus ini dapat diulangi beberapa kali bila perlu.

Sedangkan pada teknik squeeze, pria menstimulasi penisnya hinngga terasa ingin ejakulasi, lalu segera berhenti dan menekan kepala penis hingga keinginan dan sensasinya hilang. Stimulasi kemudian bisa dilakukan kembali. Teknik ini dikembangkan oleh Masters dan Johnson, pada tahun 1970.

3. Masturbasi Sebelum Berhubungan Intim

Lakukan masturbasi satu hinnga dua jam sebelum berhubungan intim. Saran ini memang begitu terkesan kontroversial, tetapi sebenarnya memiliki dasar teori yang jelas secara medis.

Pada saat pria ejakulasi selama masturbasi, sensitifikasi pada penis cenderung menurun. Hal ini menyebabkan pria membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai orgasme dan ejakulasi ketika distimulasi kembali.

Hanya saja, bagi sebagian pria, masturbasi sebelum berhubungan intim dapat menurunkan gairah seksual setelahnya dan menyebabkan ereksi kurang maksimal. Oleh karena itu, dilakukan masturbasi paling sedikit satu jam sebelum berhubungan intim.

4. Berganti-Ganti Posisi Saat Berhubungan Intim

Cobalah berhubungan intim dengan posisi wanita berada di atas. Posisi ini membuat pria lebih terasa rileks dan juga mengurangi stimulasi pada ujung penis.

5. Mengalikan Pikiran

Pada saat berhubungan intim dengan pasangan, cobalah alihkan pikiran kepada hal-hal yang begitu membosankan. Hal ini membuat fokus teralih, sehingga sensasi pada penis berkurang.

6. Menggunakan Kondom Yang Tebal

Pengguna kondom yang tebal memang tidak nyaman baik bagi pria atau pun wanita, tetapi bisa menurunkan sensasi dan menunda ejakulasi.

7. Bicara Kepada Pasangan

Jangan malu untuk berbicara kepada pasangan mengenai kondosi Anda dan apa yang bisa membuat Anda menunda ejakulasi. Tujuannya agar Anda bisa rileks. Ketika rileks, peluang ejakulasi dini pun akan berkurang.

8. Melatih Otot-Otot Pinggul

Otot ini sama dengan oto yang Anda pakai untuk menahan kencing. Latihannya disebut dengan latihan Kegel. Latihan ini dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Bila Anda sudah terlatih, otot-otot pinggul dapat dikencangkan ketika Anda merasa akan ejakulasi.

9. Tidur Cukup

Anda harus tidur cukup selama 7 - 8 jam perhari. Kurangnya tidur menyebabkan kadar serotonin di otak rendah, yang kemudian akan memicu ejakulasi dini.

10. Terapi Konseling
'
Akar masalah ejakulasi dini biasanya terletak pada kurangnya komunikasi dan keterbukaan dengan pasangan. Cara-cara di atas akan lebih berhasil apabila dibarengi dengan terapi konseling bersama psikatier, psikolog, atau konselor pernikahan.

Oleh karena itu, penting untuk bersikap terbuka kepada pasangan mengenai kondisi ini. Bila ejakulasi dini akan menjadi masalah yang sangat sulit untuk diatasi, Anda dapat memuaskan pasangan dengan cara-cara lain yang disukainya.


from VIRAL BANGETZ http://ift.tt/2taPnS4

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Beberapa Cara Untuk Mengatasi Ejakulasi Dini"

Posting Komentar